Liburan ke Bali 2025: Semua yang Wajib Kamu Tahu

by Om Dan

Bali adalah salah satu destinasi wisata paling populer di dunia, dikenal dengan pantainya yang indah, budayanya yang kaya, serta keramahan masyarakatnya. Tidak heran jika banyak wisatawan lokal maupun mancanegara yang mencari informasi seputar Bali sebelum datang ke pulau ini. Mulai dari pertanyaan tentang waktu terbaik untuk berkunjung, tempat wisata yang wajib didatangi, hingga tips praktis saat liburan, semua menjadi topik yang paling sering dicari di Google.

Kalau kamu baru pertama kali ingin liburan ke Bali, wajar banget kalau merasa bingung harus mulai dari mana. Untuk itu, saya sudah merangkum beberapa pertanyaan populer tentang Bali yang sering ditanyakan wisatawan, lengkap dengan jawaban yang bisa jadi panduanmu. Dengan begitu, kamu bisa merencanakan perjalanan dengan lebih tenang, nyaman, dan pastinya menyenangkan.

Tempat wisata paling populer di Bali?

Kalau pertanyaanya ini, jawabannya akan kembali pada niat kamu datang ke Bali. Ada yang ingin main ke pantainya, ada yang ingin ke rural areanya atau pedesaanya, ada yang memang ingin partynya. Tapi kalo saya pribadi, lebih menyukai panta-pantai di bagian selatan Bali. Tetapi, sekarang para wisatawan sedang ramai berkunjung ke wilayah Amed dan Sidemen.

Kapan Waktu terbaik ke Bali?

Menurut saya, event terbaik di Bali adalah saat Nyepi dan sehari sebelum nyepi. Acara ini biasanya ada pada bulan Maret-April setiap tahunnya. Sehari sebelum nyepi disebut pengerupukan, Dimana warga lokal biasanya mengarak ogoh-ogoh berkeliling desa sambil membawa obor. Sedangkan saat Nyepi, ini adalah moment paling tenang di Bali, Dimana suasana bali benar-benar sunyi, dan kamu juga menikmati keindahan Bintang di langit bali di semua daerah.

Waktu kedua yang saya suka adalah bulan Juli – Agustus, karena pada bulan ini biasanya ada banyak festival seperti layang-layang, baik lokal maupun internasional yang diadakan di beberapa Pantai di Bali. Saya malah tidak merekomendasikan datang pada akhir tahun karena akan macet disebagian besar wilayah, sehingga kamu ga bisa berwisata secara bebas. Kecuali, kamu memang ingin merayakan tahun baru di hotel, beach club, atau club malam ya!

Bagimana cara ke Bali?

Kalau dari domestic, kamu bisa datang dari semua wilayah menggunakan pesawat ke bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, untuk jalur laut jika dari barat, kamu bisa masuk melalui Pelabuhan gilimanuk, sedangkan dari timur bisa melalui Pelabuhan Padang Bai.

Untuk kedatangan internasional, hanya memungkinkan melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai ya. Beberapa kali ada kapal pesiar yang mampir ke Pelabuhan benoa, namun sepertinya belum ada official trip yang berhenti di Bali, bukan berkunjung beberapa jam saja.

Berapa biaya liburan ke Bali 2025 / 2026??

Ini tergantung kamu mau kemana, dan berapa orang. Tapi asumsi saja kamu datang sendiri, dan ingin menikmati pedesaan di Bali, dan menu makananmu bisa tergolong lokal bukan western. Per hari kamu bisa menghabiskan sekitar 1 juta rupiah jika berkunjung ke beberapa spot wisata, atau bermain ATV di Bali. Untuk makanan, bisa dikatakan 50 ribu sudah kenyang per sekali makannya. Sedangkan transportasi, sama dengan diatas, tergantung kamu mau kemananya. Untuk full day tour biasanya harganya sekitar 800-900 ribu/mobil, jika semakin banyak, maka harga tersebut tinggal kamu bagi sejumlah orangnya. Butuh private driver di bali? Hubungi om dan ya! Hehe..

Kuliner khas Bali apa saja yang wajib di coba?

Kuliner yang wajib banget kamu coba adalah Babi Guling (Haram), Ayam Betutu, Bebek Betutu dan Lawar. Untuk selain babi guling, banyak variasinya yang tidak semua menggunakan daging babi ya. Lawar juga sama, ada varian lawar yang tidak menggunakan darah. Ada juga sate ikan marlin yang bener-bener bikin nagih. Mohon diingat, bumbu bali itu tergolong pedas dan rasanya cukup tajam ya. Jadi ada baiknya kamu cocokan dulu dengan lidahmu, sebelum mencobanya ya.

Apakah Bali aman untuk wisatawan asing / solo traveler?

Saya bisa akui Bali sangat aman untuk dikunjungi, namun ada beberapa daerah yang tidak saya sarankan untuk solo traveler seperti daerah yang perbukitan atau pelosok yang memaksa pelancong harus menggunakan motor sendiri dengan keadaan jalan gelap. Masyarakat lokal tergolong sangat ramah dengan siapa saja, dan murah senyum, jadi jangan kaget kalau kalian akan cepat akrab dengan Masyarakat lokal ya!

Cara transportasi : sewa mobil, motor, transport publik?

Untuk wisatawan lokal yang mau backpacker atau mau jalan-jalan sendiri di Bali, kamu bisa banget sewa motor atau mobil ya, tapi pastikan kamu punya SIM dan tau jalan-jalan di Bali, karena beberapa akses jalan tergolong berbahaya untuk pengendara. Kamu juga bisa mengunjungi beberapa daerah wisata seperti Ubud, Kuta, Bandara dan Sekitarnya bisa menggunakan transportasi umum Teman Bus.

Apa aktivitas selain pantai yang menarik di Bali?

Seperti yang udah saya jelaskan sebelumnya, ada banyak banget yang bisa kamu lakukan di bali loh. Kamu bisa rafting, ATV, tubbing, main ke desa penglipuran, keliling di Ubud, main ke air terjun disekitar Sidemen, Piknik di Bedugul, mengunjungi hewan-hewan di Bali Bird Park, Bali Safari, atau Marine Park. Dan yang terakhir, kamu bisa banget kulineran keliling bali, dan nyicipin semua makanan yang unik hanya ada di Bali. Tinggal pilih aja mau yang mana!

Festival budaya atau upacara adat di Bali yang wajib dilihat?

Ada beberapa event yang bisa kamu lihat  di Bali seperti Parade Ogoh-ogoh, Pesta Kesenian Bali, Sanur Village Festival, Festival Layang-layang, Mekotekan, Galungan, Nyepi. Beberapa event itu ada ditempat khusus atau di desa khusus dimana butuh persiapan untuk mengunjunginya.

Ogoh-ogoh bali

Event khusus seperti Potong Gigi atau Mepandes, Ngaben atau kremasi bisa disaksikan Ketika ada Masyarakat lokal sedang menggelar acaranya. Tentu saja kamu harus minta ijin dulu untuk ikut melihat acaranya kepada tuan rumah ya.

Apakah Bahasa Indonesia cukup di Bali, atau perlu bahasa lokal?

Cukup banget. 90% Masyarakat lokal itu bisa Bahasa Indonesia, namun dibeberapa daerah seperti Nusa Penida atau pelosok yang masih kurang bisa berbahasa Indonesia terutama orang tuanya. Kalau kamu mau, kamu bisa kok belajar sedikit Bahasa bali yang mungkin akan sering kamu gunakan seperti Suksma yang berarti Terima Kasih.

Jadi, kamu udah siap berkunjung ke Bali dan menikmati keindahan tradisi dan alam Bali? Eh iya, ada yang bilang kalau warga lokal itu rasis kepada turis domestik. Padahal, aslinya engga begitu. Dari keluh kesah beberapa temen pekerja restaurant, café atau hotel juga bilang kalau mereka tetep mencoba ramah kepada wisatawan lokal, tapi kadang respon dari wisatawan lokalnya agak ‘angkuh’ atau bahkan dicuekin seolah mereka lebih rendah dari para wisatawan. Balas senyum seseorang dengan senyuman itu ga ada ruginya loh! 🙂

Leave a Comment